TUGAS MANDIRI 4 KAMPUS MILENIAL ITBI

Nama : Bezaro Tafonao
Kelas : Malam
Jurusan : sistem informasi S1


Soal 1. bagaimana cara pemerintah untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi yang di akibatkan oleh virus Covid-19?

Jawab : 

* Langkah pertama adalah meningkatkan belanja pemerintah.

"Belanja pemerintah ini ditingkatkan baik melalui proyek-proyek infrastruktur yang padat karya, padat modal, dan padat penyerapan tenaga kerja. Itu penting untuk perputaran uang kita berjalan optimal di masyarakat. 

* Langkah kedua, pemerintah memberikan insentif pada sektor pariwisata.

Salah satunya dengan memberikan diskon sebesar 30-35 persen untuk tiket pesawat.

* Langkah ketiga, Pemerintah juga memberikan insentif kepada sektor pariwisata dengan memberikan paket diskon 30-35 persen untuk pesawat-pesawat untuk menggerakan laju pariwisata.

* Langkah Ke empat pemerintah terus menambah bantuan jaminan sosial serta penurunan suku bunga kredit.

"Kita harus hidupkan sentra-sentra ekonomi di daerah agar ekonomi bisa tetap berjalan. Karena pendapatan nasional itu harus tetap dijaga, bahwa dampak ekonomi ini dapat memberikan indikasi kepada penurunan pendapatan nasional.

 * Langkah ke lima, Pemerintah memberi bantuan kredit berbunga rendah, dan menyiapkan berbagai program agar UMKM bergeliat kembali. Salah satunya adalah kebijakan restrukturisasi dan subsidi bunga kredit.

* Langkah ke enam, Pemerintah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Pada komite ini, Airlangga Hartarto bertindak sebagai pemimpin, dan Erick Thohir selaku Ketua Pelaksana.


Soal 2. Carilah jurnal yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan ringkas lah jurnal tersebut. 

Jawab : 

PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan dalam kemampuan dari suatu perekonomian dalam memproduksi barang dan jasa. Dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi lebih menunjuk pada perubahan yang bersifat kuantitatif (quantitatif change) dan biasanya diukur dengan menggunakan data produk domestik bruto (PDB) atau pendapatan output perkapita.[1] Tingkat pertumbuhan ekonomi menunjukkan persentase kenaikan pendapatan nasional riil pada suatu tahun tertentu dibandingkan dengan pendapatan nasional riil pada tahun sebelumnya Semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi maka semakin cepat proses pertambahan output wilayah sehingga prospek perkembangan wilayah semakin baik. Dengan di ketahuinya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi maka dapat ditentukan sektor prioritas pembangunan.


Terdapat tiga faktor atau komponen utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu akumulasi modal (capital accumulation), pertumbuhan penduduk (growth in population), dan kemajuan teknologi (technological progress).[2]


Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Pengukuran pertumbuhan ekonomi Sunting
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan PDB-nya. Untuk ukuran nasional, produk domestik bruto (PDB) tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya. Pengukuran tersebut tidak bisa dilakukan setiap saat dikarenakan data yang tersedia belum tentu ada, sehingga data yang diambil adalah data triwulan atau data tahunan. Data yang digunakan adalah hasil perubahan barang dan jasa yang diubah ke satuan moneter bedasarkan harga konstan. Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi yakni:

a. {\displaystyle PertumbuhanEkonomi(t)=

b. {\frac {(PDBt-PDBt-1)}{PDBt-1}}*100\%} 

c. {\displaystyle PertumbuhanEkonomi(t)=

d. {\frac {(PDBt-PDBt-1)}{PDBt-1}}*100\%}

Pertumbuhan ekonomi tahun t dapat diketahui dengan membandingkan PDB tahun sekarang dengan tahun yang lalu. Jika PDB belum di-harga kostankan, PDB dirumuskan seperti berikut.

{\displaystyle PDBt={(PDB0)}(1+r)^{t}} {\displaystyle PDBt={(PDB0)}(1+r)^{t}}

Dimana PDB0 adalah PDB periode awal dan r adalah tingkat pertumbuhan PDB.[3]

Teori pertumbuhan ekonomi Sunting
Teori dibangun berdasarkan pengalaman empiris, sehingga teori dapat dijadikan sebagai dasar untuk memprediksi dan membuat suatu kebijakan. Terdapat beberapa teori yang dikemukakan beberapa ahli untuk mengungkapkan konsep pertumbuhan ekonomi, secara umum teori tersebut didasarkan dari teori pertumbuhan ekonomi historis, klasik, dan neo-klasik.[4]

Teori Historis Sunting
Teori ini berkembang di Jerman. Teori ini beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi harus dilihat dari masa prasejarah hingga masa industri. Teori ini dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut.[5][6][3]

Werner Sombart Sunting
Menurut Werner Sombart pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi tiga tingkatan:

Masa perekonomian tertutup Sunting
Pada masa ini, semua kegiatan manusia hanya semata-mata untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Individu atau masyarakat bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen sehingga tidak terjadi pertukaran barang atau jasa. Masa pererokoniam ini memiliki ciri-ciri:

Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri
Setiap individu sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen
Belum ada pertukaran barang dan jasa
Masa kerajinan dan pertukangan Sunting
Pada masa ini, kebutuhan manusia semakin meningkat, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif akibat perkembangan peradaban. Peningkatan kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi sendiri sehingga diperlukan pembagian kerja yang sesuai dengan keahlian masing-masing. Pembagian kerja ini menimbulkan pertukaran barang dan jasa. Pertukaran barang dan jasa pada masa ini belum didasari oleh tujuan untuk mencari keuntungan, namun semata-mata untuk saling memenuhi kebutuhan. Masa kerajinan dan pertukangan memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut:

a. Meningkatnya kebutuhan manusia

b. Adanya pembagian tugas sesuai dengan keahlian

c. Timbulnya pertukaran barang dan jasa

d. Pertukaran belum didasari keuntungan sepihak


Masa kapitalis Sunting

Pada masa ini muncul kaum pemilik modal (kapitalis). Dalam menjalankan usahanya kaum kapitalis memerlukan para pekerja (kaum buruh). Produksi yang dilakukan oleh kaum kapitalis tidak lagi hanya sekadar memenuhi kebutuhanya, tetapi sudah bertujuan mencari laba. Werner Sombart membagi masa kapitalis menjadi empat masa sebagai berikut:

Tingkat prakapitalis Sunting
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:


a. Kehidupan masyarakat masih statis

b. Bersifat kekeluargaan

c. Bertumpu pada sektor pertanian

d. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan sendiri

e. Hidup secara berkelompok


Tingkat kapitalis Sunting
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:

a. Kehidupan masyarakat sudah dinamis

b. Bersifat individual

c. Adanya pembagian pekerjaan

d. Terjadi pertukaran untuk mencari keuntungan

Tingkat kapitalisme raya Sunting

Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:


a. Usahanya semata-mata mencari keuntungan
b. Munculnya kaum kapitalis yang memiliki alat produksi

c. Produksi dilakukan secara massal dengan alat modern

 d. Perdagangan mengarah kepada ke persaingan monopoli

e. Dalam masyarakat terdapat dua kelompok yaitu majikan dan buruh

Tingkat kapitalisme akhir Sunting
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:


a. Munculnya aliran sosialisme

b. Adanya campur tangan pemerintah dalam ekonomi

c. Mengutamakan kepentingan bersama




Sekian dan Terima Kasih........ 🙏🙏

Komentar