UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KAMPUS MILENIAL ITBI
NAMA : BEZARO TAFONAO
KELAS : MALAM
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1
MATA KULIAH : Pengantar Ilmu Ekonomi Dan Bisnis
Batas waktu : Kamis, 11 februari 2021
Soal 1.
Sekarang ini banyak demo buruh, adakah hubungannya demo buruh ini
dengan masalah perekonomian yang ada ? apakah dampaknya demo buruh
terhadap masalah ekonomi ? jelaskan !
Jawab :
Dampak negatif demonstrasi :
1. Terjadinya pengerusakan fasilitas-fasilitas pribadi da umum.
2. Merugikan diri sendiri dan masyarakat luas.
3. Mengganggu ketertiban umum.
4. Membuat masyarakat ketakutan terhadap aksi anarkis yang dilakukan demonstran.
5. Sampah berserakan di jalanan akibat aksi anarkis yang dilakukan, seperti batu/kerikil, pecahan kaca.
6. Dapat menimbulkan polusi tanah akibat lelehan ban yang telah dibakar, polusi udara akibat suara-suara teriakan, polusi udara akibat asap yang ditimbulkan oleh pembakaran ban.
7. Mengurangi minat para investor dari luar negeri.
Dampak positif demonstrasi:
1. Mengeluarkan aspirasi rakyat yang selama ini tertahanka.
2. Mengeritik pemerintah dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik sesuai dengan harapan rakyat.
3. Mengeluarkan pendapat rakyat yang belum terelasikan.
4. Menyadarkan pemerintah akan kebijakannnya dalam pengambilan keputusan yang menyangkut hidup rakyat.
5. Dapat membuka pikiran semua orang, baik pemerintah maupun masyarakat terhadap masalah yang didemonstrasikan.
6. Merupakan ciri Negara demokrasi yang tidak dapat dihilangkan sebagai akibat dari pemerintahan demokrasi, yaitu pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
7. Untuk mengetahui keberhasilan dari program pemerintah yang telah dijalankan.
Dampak positif dan negatif dari demokrasi Pancasila adalah :
DAMPAK POSITIF :
1. Munculnya sistim pemilihan umum yang „luber‟.
2. Masyarakat memperoleh hak untuk dapat memilih pemimpinnya sendiri secara jujur, adil, bersih dan tanpa ada paksaan dari oknum-oknum tertentu.
DAMPAK NEGATIF :
- Adanya keinginan dari daerah-daerah untuk merdeka.
- Suara perwakilan terkadang kurang bisa mengartikan isi hati sebagian rakyat.
Soal 2. apa yang anda ketahui tentang kebutuhan ? kebutuhan bisa ditutup dengan
cara bagaimana ? kebutuhan dipengaruhi oleh apa ? jelaskan !
Jawab :
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya secara alamiah melalui pencapaian kesejahteraan. Kebutuhan dapat dibedakan berdasarkan tingkat kepentingannya, waktu, sifat, dan subjeknya.
Makna kehidupan adalah persoalan filsafat dan spiritual yang berkaitan dengan keutamaan kehidupan atau keberadaan secara umum. Makna kehidupan juga dapat diungkapkan dalam berbagai kalimat tanya seperti "Apa yang harus kulakukan?", "Mengapa kita ada di sini?", "Apa itu kehidupan?", dan "Apa tujuan keberadaan?", atau bahkan "Apakah kehidupan ada sama sekali?" Makna kehidupan sudah lama menjadi bahan spekulasi secara filosofis, ilmiah, dan teologis. Berbagai kebudayaan dan ideologi memiliki jawabannya masing-masing untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Where Do We Come From? What Are We? Where Are We Going?, salah satu lukisan pascaimpresionis termasyhur karya Paul Gaugin
Makna kehidupan turut dijelaskan dalam konsep keberadaan, ikatan sosial, kesadaran, dan kebahagiaan secara filosofis dan keagamaan. Persoalan ini juga menyerempet isu-isu lain seperti makna simbolis, ontologi, nilai, tujuan, etika, kebaikan dan keburukan, kehendak bebas, keberadaan satu atau beberapa dewa, asal mula Tuhan, jiwa, dan akhirat. Komunitas ilmiah lebih berfokus pada penjelasan fakta alam semesta secara empiris dan pendalaman konteks serta parameter terkait pertanyaan kehidupan. Sains juga mendalami dan memberi saran untuk pencapaian kesejahteraan diri dan penciptaan moralitas. Pendekatan alternatif yang humanistik mengajukan pertanyaan "Apa makna kehidupan saya?" Nilai pertanyaan tentang tujuan kehidupan dapat dikaitkan dengan pencapaian kenyataan tertinggi atau rasa kesatuan atau bahkan rasa ketakutan.
Rangkaian pokok permasalahan dalam lingkungan hidup, sebagai berikut:
1. Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam yang semakin terbatas.
2. Grafik kenaikan penduduk dunia sejak permulaan abad ke-18 yang meningkat tajam.
3. Pertumbuhan ekonomi tidak merata
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dilandasi oleh moral akan mengancam keserasian kehidupan di dunia.
4. Permasalahan yang terjadi jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup.
Keterkaitan keempat faktor tersebut dan keterkaitannya dengan lingkungan hidup semakin erat sehingga setiap permasalahan harus dilihat secara utuh sebagai kesatuan permasalahan manusia.
Soal 3. menurut anda bagaimana kondisi perekonomian Indonesia saat ini ?
mengapa sampai terjadi hal yang demikian ? Jelaskan !
Jawab :
Menurut saya, Ekonomi Indonesia merupakan salah satu kekuatan ekonomi berkembang utama dunia yang terbesar di Asia Tenggara dan terbesar di Asia keenam setelah Tiongkok, Jepang, India, Rusia dan Korea Selatan. Ekonomi negara ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi terbesar ke-16 dunia yang artinya Indonesia juga merupakan anggota G-20.
Bagaimana Perkembangan ekonomi indonesia saat ini?
Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2019 gagal melebihi atau bahkan menyamai pertumbuhan ekonomi di 2018. Pertumbuhan ekonomi 2019 berada di angka 5,02 persen lebih rendah dari di 2018 yang mencapai 5,17 persen.
Perkembangan Ekonomi Indonesia Saat Ini
bagaimana kondisi ekonomi indonesia saat ini dari dampaknya covid-19?
Di kala pemerintah sedang berupaya untuk mengoptimalkan kondisi perekonomian Indonesia, pandemi Covid-19 datang dengan segala dampak negatifnya. Seperti yang kita ketahui sekarang bahwa dampak dari pandemi ini sangat berpengaruh dalam segala aspek terutama pada kondisi kesehatan dan perekonomian
Negara. Dengan adanya pandemi Covid-19 tidak dapat dipungkiri bahwa perekonomian Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi yang bisa dibilang “sangat tidak stabil”.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat, Ini Buktinya
Pertama, stagnasi tingkat konsumsi rumah tangga. Berdasarkan data dari BPS, ekonomi Indonesia kuartal I 2019 hanya tumbuh 5,07 persen dibandingkan periode sama tahun lalu atau tumbuh negatif 0,52 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Salah satu penyebab ekonomi tumbuh tidak maksimal adalah melambatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga.
Kedua adalah pelemahan kapasitas ekspor nasional akibat pertumbuhan ekonomi global yang melambat. Berdasarkan data BPS, selama periode Januari-Juni 2019, ekspor Indonesia tercatat US$80,32 miliar atau turun 8,57 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 87,88 miliar.
Penurunan ekspor memberikan gambaran lesunya sektor-sektor terkait, terutama sektor komoditas yang merupakan penopang ekspor terbesar Indonesia.
Ketiga adalah perlambatan investasi. Pada kuartal I lalu, dipaparkan Ronny, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi sebesar Rp195,1 triliun atau hanya tumbuh 5,3 persen. Padahal, di periode yang sama tahun lalu, pertumbuhannya bisa mencapai 11,8 persen secara tahunan.
Perlambatan investasi juga terlihat dari data pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB). Pada kuartal I lalu, PMTB hanya tumbuh 5,03 persen, melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7,94 persen.
Keempat, yang tak kalah mengkhawatirkan adalah dari sisi penerimaan negara. Di sektor pajak, pada semester I 2019, realisasinya tercatat Rp603,34 triliun atau 38,24 persen dari target APBN 2019. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, realisasi tersebut hanya tumbuh 3,7 persen.
Kelima, ada ancaman yang juga datang dari sisi internal, yakni dari sisi transaksi berjalan. Belum lama ini, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia bahkan memperkirakan bahwa defisit transaksi berjalan alias current account deficit (CAD) pada kuartal II/2019 akan memburuk dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
"Selain itu, faktor lain yang ikut mempengaruhi adalah perilaku musiman terkait dengan peningkatan kebutuhan repatriasi dividen dan pembayaran bunga utang luar negeri," pungkas dia.
Soal 4. apa yang mempengaruhi nilai uang pada suatu Negara ? jelaskan !
Jawab :
Factor yang pertama mempengaruhi nilai kurs ialah tingkat inflasi yakni penurunan nilai mata uang suatu negara atau dikenal pula dengan kenaikan harga barang dan jasa. Dalam pasar valuta asing perdagangan internasional barang atau jasa memiliki pengaruh terhadap pergerakan kurs valuta asing.
Soal 5. jelaskan tentang kecenderungan mengonsumsi Marjinal !
Jawab :
Kecenderungan mengkonsumsi marjinal (marginal propensity to consume atau MPC) adalah bagian dari pendapatan disposabel (disposable income) tambahan yang digunakan konsumen untuk membeli barang dan jasa. Kita menghitungnya dengan membagi perubahan dalam pengeluaran konsumsi dengan perubahan dalam disposable income.
Soal 6. sebutkan faktor-faktor yang yang mempengaruhi Tingkat Konsumsi ?
Jawab :
Faktor-fakror yang mempengaruhi konsumsi, besar kecilnya konsumsi yang dilakukan seseorang dipengaruhi oleh:
* Pendapatan.
* Perkiraan harga dimasa mendatang.
* Harga barang yang bersangkutan.
* Iklan.
* Ketersediaan barang dan jasa.
* Selera.
* Mode.
* Jumlah keluarga.
Soal 7. jika diketahui Qd=1000–20P dan Qs=-200 + 40P maka harga keseimbangan
pasar adalah ?
Jawab :
Qd=Qs
1000-20P=-200+40P
1000+200=40P+20P
1200=60P
P=1200/60
P=20
Harga keseimbangan pasar adalah 20
Soal 8. jika biaya total pembuatan suatu barang sebesar Rp. 750.000 sedangkan
fungsi produksinya adalah TC= 5Q+250, maka jumlah barang yang
diproduksi adalah ?
Jawab :
TC=750
750=5Q+250
750-250=5Q
500=5Q
Q=100
Jumlah barang yang dikonsumsi adalah 100 unit.
Soal 9. jika TR= 150 Q – 0,5 Q2 dan TC= 1/3 Q3 – 13Q2 + 250 Q + 250 maka
keuntungan maksimum akan diperoleh pada saat output (Q) mencapai ?
Jawab :
TR' = TC'
150-q = q^2-26q+250
-q^2+25q-100 = 0
q^2-25q+100 = 0
(Q-20)(Q-5)
Q= 20 (output maks)
Q= 5 (output min)
Soal 10. Diketahui data perekonomian makro sebagai berikut (Milyar):
Sewa Tanah = Rp. 9.250
Upah dan Gaji = Rp. 15.000
Konsumsi = Rp. 18.000
Bunga Modal = Rp. 3.500
Pengeluaran Pemerintah = Rp. 14.000
Jawab :
Upah atau gaji : Rp.15.000.000
Sewa tanah : Rp.9.250.000
Konsumsi : Rp.18.000.000
Investasi : Rp.4.500.000
Ekspor : Rp.12.500.000
Berdasarkan unsur-unsur tersebut, maka pendekatan yang tepat untuk menghitung pendapatan nasional adalah pendekatan pegeluaran, dengan rumus :
Rumus : Y = C + I + G + (X-M)
Dimana :
Y = pendapatan Nasional
C = Konsumsi Masyarakat
I = Investasi
G = Pengeluaran Pemerintah
E = Ekspor
I = Import
dikarenakan unsurnya tidak lengkap, jadi gunakan unsur yang terbanyak yang ada yaitu :
Y= C + I + E
= Rp.18.000.000 + Rp.4.500.000 + Rp.12.500.000
= Rp.25.000.000
SEKIAN DAN TERIMA KASIH........🙏🙏
Komentar
Posting Komentar